Sanitasi Sekolah

Kenapa SEKOLAH ….?


Anak adalah asset bangsa masa depan pada merekalah kita menitipkan Negeri ini nantinya. Baik buruknya suatu bangsa tergantung pada kualitas anak yang akan meneruskan kehidupan berbangsa kita.


Kata kata guru lebih merasuk dihati anak kita dibanding dengan kata orang tua mereka. Oleh sebab itu sasaran perubahan prilaku anak sebaiknya diterapkan pada anak melalui sekolah karena akan lebih efektif dan berhasil.


Anak adalah AGENT of CHANGE


Anak adalah agen perubahan prilaku, melalui anak kita dapat menerapkan atau mengajarkan prilaku sehat disekolah dengan harapan mereka ( anak anak kita akan membawanya ke lingkungan rumah mereka masing masing ). Bayangkan jumlah anak disetiap sekolah seandainya setiap sekolah menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat berapa orang Indonesia yang akan mengadopsi prilaku tersebut ...dengan asumsi setiap keluarga beranggotakan 4 oarang ( orang tua dan kedua anaknya ) maka sasaran yang kita capai akan lebih cepat dan langsung mengena sasaran.


Anak akan tidak sungkan kepada kedua orang tuanya maupun kepada anggota keluarga lainya bila melihat prilaku yang tidak sehat dilingkungan rumah mereka, karena tidak sesuai dengan yang diajarkan oleh guru mereka disekolah. Bila prilaku hidup bersih dan sehat itu sudah tertanam di setiap anggota keluarga Insya Allah Prilaku Hidup Bersih dan Sehat akan berhasil di negeri kita, angka pesakitan akibat sanitasi yang buruk akan menurun dan BAB sembarangan pun akan menghilang dari negeri kita tercinta ini .....


Komitmen SEKOLAH adalah kata kuncinya


Berhasilnya suatu program disekolah tergantung kepada komitment sekolah masing masing dimana didalamnya ada tiga unsue yang menentukan ( Para guru dan jajarannya. Orang tua murid, dan anak sendiri sebagai pelaku ) untuk itu ketiga stake holder ini amat sangat perananya untuk keberhasilan program PHBS ( Prilaku Hidup Bersih dan Sehat ) disekolah.


SOSIALISASI program


Sebelum diterapkannya program PHBS tersebut ada baiknya dilakukan sosialisasi pada ketiga unsur stake holder tersebut dengan waktu yang berbeda pada ketiga unsur tersebut karena sasaran nya yang berbeda. Setelah paham akan perlunya PHBS ( Sanitasi Sekolah ) bagi kehidupan, maka akan dengan mudah program tersebut dapat dilaksanakan.

Tentang ATI

Setelah terbentuknya World Toilet Organization, Indonesia diminta untuk membentuk sebuah organisasi yang secara resmi organisasi ini akan menjadi anggota dari World Toilet Organization.